UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

DADALI Band

Ditulis pada 21 Jul 2015
oleh :
Tag: ,
Dadali Band (ist)

Dadali Band (ist)

Dengan filosofi layaknya “Dadali”(dalam bahasa Sunda berarti burung Garuda), band yang bernama Dadali ini pun hendak mengepakkan sayapnya selebar mungkin. Bernaung di bawah label Nagaswara, Dadali langsung menggebrak industri musik Tanah Air dengan single perdana mereka yang berjudul “Disaat Aku Mencintaimu”. Masih berada di jalur mainstream, pop manis ini diciptakan oleh Yuda, gitaris band itu. Para personil band ini berharap, single “Disaat Aku Mencintaimu” dapat menjadi kunci mereka untuk dikenal lebih luas di seluruh Tanah Air.

Sama halnya dengan sejumlah single yang bercerita soal cinta, “Disaat Aku Mencintaimu” juga memotret lika-liku cinta yang berakhir duka. Berawal dari cinta bertepuk sebelah tangan seorang cewek kepada seorang cowok. Siapa mengira, belakangan, justru si cowok lah yang jatuh hati pada cewek tersebut. Apa mau di kata, di saat cinta bersemi di dalam hati si cowok, cewek yang ditaksir terlanjur digaet kumbang lain.

Meski baru memastikan band mereka berdiri pada tahun 2009, para personil band Dadali sudah lama malang melintang di dunia musik. Justru dari pergaulan anak band-lah mereka kerap bertemu dan sepakat mendirikan Dadali. Saat ini, formasi Dadali digawangi oleh 6 personil, yakni Dyrga (vokal), Fadel (bas), Rickarjd (gitar), Yuda (gitar), Oq (drum), dan Rix (keyboard). Berdiri di Kota Hujan Bogor, semula, Yuda dan rekan-rekannya memberi nama Perscoth kepada band mereka, yang artinya “tanda jadi”. Namun, karena penulisan nama band tersebut terasa rumit, mereka kemudian memilih nama Ninetynine untuk band mereka.
Beruntung, tak membutuhkan waktu lama, mereka pun dilirik Nagaswara. Guna peruntungan yang lebih baik di tengah ketatnya idustri musik, bersama label, band itu pun sepakat untuk mengubah lagi nama mereka menjadi Dadali. Filosofi burung Garuda sebagai burung penguasa angkasa luas, diharapkan dapat menular dalam pencapaian musik kualitas mereka.

Sumber: nagaswara

Artikel Lainnya

off

HIVI

Posted On 29 Jul 2015
, By
off

SERINGAI

Posted On 24 Jul 2015
, By
off

NAIF Band

Posted On 16 Jul 2015
, By