UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Jenis Musik yang Bisa Tingkatkan Produktivitas Kerja

Ditulis pada 21 Jun 2016
oleh :
ilustrasi

ilustrasi

itoday -Mendengarkan musik selagi bekerja banyak dilakukan para karyawan. Entah untuk meminimalisir suara menggangu atau memompa semangat kerja, biasanya pegawai memutar lagu kesukaan dari ponsel atau komputer mereka. Namun tahukah Anda jika mendengarkan lagu dengan lirik apalagi dari penyanyi terkenal ternyata tidak disarankan ketika kerja? Ahli musik mengatakan jika lagu-lagu seperti itu kurang meningkatkan produktivitas kerja. Inilah ciri-ciri musik yang disarankan menjadi teman Anda ketika mengerjakan tugas kantor:

1. Tidak Berlirik
Untuk meningkatkan produktivitas kerja sebaiknya jangan mendengarkan lagu yang memiliki lirik. Menurut Will Henshall, musik seperti itu bisa menggangu konsentrasi bahkan ketika Anda tidak mengerti bahasa yang digunakan penyanyi. Pemilik jasa musik Fokus@Will itu pun menyarankan agar Anda mendengarkan musik dengan dominasi bunyi saxophone, gitar, cello, serta bassoon.

2. Tempo Tergantung Kepribadian
Will mengatakan jika tempo musik yang disarankan untuk meningkatkan produktivitas kerja tidak lah sama untuk semua orang. Menurutnya, orang yang mudah terganggu sebaiknya mendengarkan musik tempo cepat dan sebaliknya. “Anda mungkin berpikir jika seseorang mudah terganggu harus mendengarkan musik menenangkan tetapi itu sebaliknya. Semakin terganggu, semakin banyak energi yang Anda butuhkan dalam audio untuk menenangkannya,” ungkap Will.

3. Hindari Lagu Snoop Dogg dan U2
Berdasarkan studi yang dilakukan Focus@Will tiga tahun lalu, ada dua musisi yang musiknya tidak cocok didengarkan saat kerja. Mereka adalah Snoop Dogg serta U2. Selain lagu keduanya, hindari pula mendengarkan lagu yang terlalu familiar di telinga karena akan menggangu konsentrasi.

“Bahkan jika Anda tidak suka dengan kedua artis itu, Anda mendengarkan musik mereka terlalu sering. Itu musik untuk hiburan bukan musik untuk bekerja. Itu seperti minum whiskey ketika Anda berada di kantor,” saran Will.

4. Tergantung Aktivitas
Bagi Anda yang kurang suka mendengarkan musik jika tidak ada liriknya, coba perhatikan tipe tugas yang sedang dikerjakan. Bila tugas tersebut butuh ketelitian dan daya imaginasi, Anda bisa memilih lagu denga lirik asal yang membangun semangat. Will menjelaskan jika beberapa jenis pekerjaan bisa lebih produktif jika mendengarkan lagu dengan lirik memotivasi. Musik seperti itu dianggap bisa membantu tugas-tugas yang sifatnya kreatif.

(ami/kik)

Sumber: Detik.com

Artikel Lainnya