UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

4 Eks PSS Hadir, Komdis akan Sidangkan 5 Orang di Manajemen PSS

Ditulis pada 27 Aug 2015
oleh :

Sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8), dihadiri empat mantan penggawa PSS Sleman, yang sebelumnya terlibat kasus sepak bola gajah. Keempat pemain yang dimaksud adalah Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus.

Keempat pemain itu hadir setelah di sidang pertama tidak memenuhi panggilan. Keempat pemain itu dipanggil karena sebelumnya membongkar kronologi sebenarnya dalam kasus sepak bola gajah, yang melibatkan PSS Sleman. Supardjiono, yang sebelumnya lolos dari hukuman Komisi Disiplin, disebut-sebut terlibat. 

Selain itu, eks pemain PSS juga menjelaskan adanya skenario sebelum menghadap Komdis PSSI. Skenario itu dibuat untuk menutupi aktor dan itu dibuat sebelum berangkat menghadap dan mengikuti sidang Komdis PSSI, yang saat itu masih dipimpin Hinca Panjaitan.

“Kami memanggil mereka untuk mendapat keterangan yang jelas,” kata Ketua Komdis, Ahmad Yulianto, Selasa (18/8).

Seperti yang diutarakan Ahmad Yulianto, yang didampingi anggota Yusuf Ibrahim dan juru bicara, Albinus Laurent, sidang kali ini berjalan lebih baik. Hermawan misalnya sangat kooperatif.

“Itu dibanding saat dipanggil Komdis sebelumnya. Dulu, ia hanya diam dan tidak kooperatif,” jelas Ahmad Yulianto. 

Ahmad Yulianto menambahkan bahwa Komdis PSSI selanjunya akan memanggil manajemen PSS, di antaranya Supardjiono, Rumadi, lalu Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi pada sidang 24 Agustus.

“Dari keterangan Hermawan kita pastikan akan memanggil nama-nama ini untuk dimintai keterangan. Bila nanti ada nama-nama lagi dari keterangan lima orang yang akan kami panggil, Komdis tidak segan-segan akan memanggil serta memberikan hukuman bila terbukti dan PSSI tidak main-main dalam hal ini.”

Sementara itu, Hermawan mengaku penjelasan ke Komdis PSSI tidak dibuat-buat. “Kami menceritakan kejadian yang ada. Yang jelas kami berbuat atas suruhan manajer PSIS, Rumadi dan Supardjiono.”

“Kami disuruh untuk mengalah dari PSIS agar tidak bertemu Pusamania Borneo FC. Kami juga memberikan bukti dan rekaman soal investigasi yang dibuat suporter PSS kepada Komdis. Apabila Komdis memanggil lagi, kami siap datang.”

Artikel Lainnya