UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Masih Selidiki Sepak Bola Gajah, Pengawas Pertandingan Disidang

Ditulis pada 06 Oct 2015
oleh :

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terus melakukan penyelidikan kasus sepak bola gajah antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Terbaru pengawas pertandingan laga tersebut, Jufrial dipanggil untuk dimintai keterangan dalam sidang, Senin (5/10).

Pemanggilan ini dilakukan karena Jufrial memberikan laporan yang janggal dan jauh berbeda dibanding kejadian di lapangan saat pemain kedua tim sama-sama ingin kebobolan.

“Kami memanggil pengawas pertandingan PSS melawan PSIS karena kami melihat ada fenomena sepak bola tidak sehat. Ternyata memang setelah kami periksa ada kejanggalan. Jufrial dari Asprov PSSI Sumatera Barat yang ditugaskan PT Liga Indonesia menjadi pengawas pertandingan dalam laporannya mengatakan pertandingan aman dan lancar. Padahal, kami melihat sepak bola seperti PSS melawan PSIS tidak sehat,” jelas Ketua Komdis, Ahmad Yulianto, Senin (5/10).

Baca juga: Pengambilan Keputusan untuk Manajemen PSS Sleman Molor Lagi

Menurut Ahmad Yulianto, Jufrial juga tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Padahal, ia mengemban tugas menjadi perpanjangan tangan PSSI.

“Pengawas pertandingan adalah perpanjangan tangan PSSI di pertandingan. Saya melihat Jufrial tak menjalankan tugas dengan benar, ia tidak melihat di bangku cadangan siapa saja yang duduk. Itu harus dilihat, kalau ada penjudi bagaimana. Ternyata itu luput dan yang mendasar ia memberikan laporan bahwa pertandingan lancar dan aman,” kata Ahmad Yulianto.

Ahmad Yulianto menyatakan akan terus melakukan pendalaman. “Kami akan putuskan bagaimana Jufrial nantinya, bersamaan dengan Supardjiono.”

Artikel Lainnya