UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Bank antisipasi tambahan likuiditas jelang Lebaran

Ditulis pada 17 Jun 2016
oleh :

Bank antisipasi tambahan likuiditas jelang Lebaranitoday –  Menjelang lebaran, beberapa bank melakukan antisipasi tambahan likuiditas. Hal ini bisa dilihat dari dua indikator, pertama adalah mulai naiknya suku bunga overnight.

Seperti diketahui, pada (14/6) tercatat bunga overnight mengalami kenaikan 34 bps dibanding dengan minggu lalu yaitu 4,9 pct.

Mochammad Doddy Arifianto, Kepala Subdivisi Risiko Perekonomian dan Sistem Perbankan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, naiknya suku bunga overnight ini disebabkan perusahaan membutuhkan likuiditas menjelang lebaran dan pada bulan ramadhan.

“Namun ini lebih karena seasonal, jadi bank mengantisipasi ketersediaan dana pada pertengahan tahun,” ujar Doddy kepada Kontan, Rabu, (15/6).

Beberapa bank menyebut, kenaikan bunga overnight ini wajar. Pasalnya, bank mencari likuiditas lewat pasar uang.

“Kenaikan suku bunga overnight ini sebenarnya wajar-wajar saja, karena siklus puasa rasanya bukan,” ujar Direktur SME dan Consumer Bank Woori Saudara, Denny Novisar Mahmuradi, Rabu (15/6).

Selain dari pasar uang antar bank, indikator bank mencari tambahan likuiditas pada akhir Juni 2016 adalah dari suku bunga deposito bank yang mulai naik pada Juni dibandingkan Mei 2016.

Kendati secara umum bunga deposito Perbankan diperkirakan akan turun sampai akhir tahun seiring penurunan cost of fund, tercatat pada Juni 2016, untuk tenor 1 bulan dan 3 bulan ada beberapa bank BUKU II dan III yang menaikkan suku bunga deposito.

Sejumlah bank BUKU II seperti Bank Woori dan Bank QNB Indonesia pada rentang Mei sampai Juni 2016 masih mengalami kenaikan bunga deposito tenor 1 bulan dan 3 bulan bervariasi 25bps-50bps.

“Untuk bunga deposito sampai akhir tahun kami perkiraan,” ujar Denny kepada Kontan.

Deposito yang mengalami kenaikan ini mempunyai nilai kurang dari Rp 500 juta. Bank BUKU III misalnya bank BPD Jatim yang mengalami kenaikan bunga deposito 3 bulan 25 bps dengan nilai kurang dari dan lebih dari Rp 200 juta.

Menurut Doddy, menjelang memasuki puasa, banyak nasabah yang menarik simpanan, sehingga bank mencari tambahan deposito dengan menaikkan suku bunga secara sementara.

“Pada semester 2 2016 nanti diperkirakan suku bunga deposito Perbankan secara umum? akan mengalami penurunan, namun persentasenya akan lebih rendah dari semester 1 2016,” ujar Doddy.

Doddy mengatakan untuk rata-rata suku bunga deposito ?perbankan pada semester 2 2016 diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 45 bps dari posisi saat ini sebesar 6,5 pct. Sedangkan untuk bunga spesial deposito pada semester 2 2016 akan turun 70 bps dari posisi saat ini sebesar 7,62 pct.

Selain 3 bank diatas yang mengalami kenaikan bunga deposito, tercatat ada bank lain yaitu OCBC NISP yang juga mengalami kenaikan bunga deposito 1 bulan pada Juni 2016 ini sebesar 48 bps menjadi 5,88 pct.

Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan bahwa sampai akhir tahun diperkirakan suku bunga akan cenderung turun baik untuk jangka waktu 1 bulan maupun 3 bulan.
“Masih turun sampai akhir tahun,” ujar Parwati kepada Kontan, Rabu (15/6).
Sumber: Kontan.co.id

Artikel Lainnya