UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Ekonomi Dunia Terpuruk, The Fed Putuskan Tahan Suku Bunga

Federal Reserve Chair Janet Yellen holds a news conference following the Federal Open Market Committee meeting in Washington September 17, 2015.  REUTERS/Jonathan Ernst
Federal Reserve Chair Janet Yellen holds a news conference following the Federal Open Market Committee meeting in Washington September 17, 2015. REUTERS/Jonathan Ernst
Itoday – Kelesuan ekonomi yang melanda perekonomian global menjadi alasan utama dan Bank Sentral Amerika akhirnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Bank Sentral AS menyebutkan langkah taktis harus diambil menyikapi risiko global dan faktor-faktor lain.
“Kondisi perekonomian global dan perkembangan keuangan akhir-akhir ini bisa mengakibatkan hambatan bagi aktivitas ekonomi dan membuat tekanan inflasi berlangsung dalam beberapa saat ke depan,” ujar the Fed dalam pernyataan resminya mengakhiri pertemuan dua hari mereka, seperti dilansir dari Bisnis.com
Tetapi publik ekonomi Dunia tetap masih khawatir pada akhir tahun mendatang, Federal Reserve Amerika Serikat  merubah kebijakannya dan kembali melakukan pengetatan dan tidak sanggup mempertahankan suku bunga acuannya.
Langkah ini membuat perekonomi AS tetap menghadapi risiko, namun demikian the Fed harus memperhatikan kondisi di negara lain terkait keputusannya.
Disebutkan 13 dari 17 pengambil keputusan di the Fed masih melihat kemungkinan dilakukan penaikan suku bunga paling tidak sekali dalam tahun ini.
Angka ini menurun dari 15 pendapat yang terkumpul pada pertemuan sebelumnya di bulan Juni. Sementara itu, 4 pejabat the Fed lainnya meyakini bahwa suku bunga tidak seharusnya naik paling tidak hingga 2016. The Fed melakukan pertemuan pengambilan keputusan kembali pada Oktober dan Desember 2015. (Hito)

 

Baca Juga >>  Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 7,5 persen

Artikel Lainnya