UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Penelitian Buktikan Ganja Percepat Penyembuhan Patah Tulang

Ditulis pada 19 Jul 2015
oleh :

Bisnis.com, JAKARTA– Penelitian terbaru yang dilakukan di Israel, menyebut bahwa mariyuana atau ganja dapat membantu proses penyembuhan patah tulang lebih cepat dari biasanya.

Seperti yang dilansir Independent, Sabtu (18/7/2015), , para peneliti di Tel Aviv University menemukan bahwa tikus dengan patah tulang sembuh lebih cepat bila diberikan komponen ganja non-psikotik, cannabidiol atau CBD.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Bone dan Penelitian Mineral menyebutkan, bahwa tulang tidak hanya sembuh lebih cepat, tetapi juga lebih kuat dan lebih tahan terhadap fraktur berulang, yang berarti tulang diobati dengan ganja jauh lebih kecil kemungkinannya untuk patah lagi.

Para ilmuwan di balik penelitian percaya bahwa hasil ini menunjukan adanya hubungan antara reseptor cannabinoid dalam tubuh manusia dan stimulasi pertumbuhan tulang.

“Kami menemukan CBD sendiri menjadi cukup efektif dalam meningkatkan penyembuhan patah tulang. Penelitian lain menunjukkan CBD menjadi agen aman, yang membawa kita untuk percaya bahwa kita harus terus melanjutkan penelitian dalam uji klinis untuk menilai kegunaannya dalam meningkatkan penyembuhan patah tulang manusia,” kata Dr Yankel Gabet dari Tel Aviv Bone Research Laboratory.

Sejumlah penelitian telah menemukan keuntungan medis ganja. Dalam sebuah studi tahun 2003 oleh Virginia Commonwealth University, peneliti mengatakan bahwa ganja dapat digunakan untuk membantu mencegah serangan epilepsi. Mariyuana juga telah dikaitkan dengan pengobatan yang efektif Multiple Sclerosis dan Alzheimer.

Awal bulan ini, Minnesota menjadi negara bagian AS ke-22 untuk membuat undang-undang untuk penggunaan medis ganja.

Sumber

Artikel Lainnya