UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Ingin Bisnis Anda Tumbuh dengan Stabil? Coba Lakukan 4 Hal Berikut Ini

Ditulis pada 25 Jun 2016
oleh :
Tag:
foto ist

foto ist

Menjalankan sebuah usaha atau bisnis memang akan menuntut pelakunya untuk cermat dan teliti dalam pengambilan keputusan. Di saat bisnisnya mulai bertumbuh, maka mereka para pemimpin usaha ini harus cepat memutuskan apakah mereka akan terus melakukan ekspansi atau hanya coba bertahan dulu dengan kestabilan usaha. Meski beberapa orang menganggap bahwa dengan terus berekspansi atau meluaskan usaha akan membuat bisnis terus berkembang, namun alangkah baiknya pengusaha juga berpikir soal bisnis yang berkelanjutan.

Bisnis berkelanjutan dan stabil memang juga menjadi harapan bagi seorang pengusaha. Namun sayangnya banyak entrepreneur yang melupakan hal ini dengan hanya berfokus pada perluasan usaha tiada henti. Padahal menjadikan bisnis stabil akan membuat usaha Anda akan memiliki prospek dan pertumbuhan jangka panjang. Sama seperti perlombaan lari maraton (jarak jauh), seorang pelari haruslah mengetahui kapan ia harus berlari cepat dan kapan ia harus mengatur nafas agar perjalanan yang panjang itu bisa ia menangkan.

Maka dari itu membuat bisnis menjadi stabil di suatu waktu adalah hal yang penting. Lalu bagaimana carannya untuk membuat bisnis tumbuh stabil? Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Cara pertama untuk membuat bisnis tumbuh dengan stabil adalah dengan meluangkan waktu untuk lakukan perbaikan dan evaluasi. Sekali waktu seorang pengusaha memang dituntut untuk melakukan evaluasi terhadap semua yang telah dijalankan. Dengan evaluasi ini maka Anda akan menemukan beberapa celah atau kekurangan-kekurangan yang mungkin saja muncul saat strategi bisnis dijalankan.

Nah, saat kekurangan-kekurangan ini bisa Anda ketahui, maka Anda bisa melakukan perbaikan hingga nanti tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan adanya evaluasi, Anda juga akan mampu menciptakan kestabilan usaha dan perusahaan. Karena dari sini akan terbentuk sistem dan budaya yang akan terus Anda gunakan untuk penerapan strategi di kemudian hari.

Artikel Lainnya