UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Inilah Daftar 5 Nama Perusahaan Teknologi yang Penyebutannya Kerap Kali Salah, Ayo Perbaiki!

Ditulis pada 13 Jul 2016
oleh :
Tag:

2. Asus

Berikutnya perusahaan teknologi asing yang sering salah dalam penyebutannya adalah Asus. Untuk kasus yang satu ini, kita tak perlu khawatir menjadi satu-satunya pihak yang salah dalam pengucapannya. Sebab orang-orang asing (bule) sendiri juga sering salah dalam penyebutan perusahaan asal Taipei, Tiongkok ini. Jika kita (masyarakat Indonesia) menyebut dengan pelafalan bahasa Indonesia yaitu A-sus atau Ah-seus, maka orang-orang bule ini yang terbiasa melafalkan dengan bahasa barat menyebut Asus menjadi Ass-es.

Tentu saja penyebutan ini salah dan bahkan sangat tidak sopan. Mengapa? Sebab dalam penyebutan itu ada kata Ass yang berarti dalam abhasa Inggris artinya bokong. Dari sini kemudian pihak Asus sendiri sempat membuat iklan yang menyindir penyebutan Ass-es itu. Dalam kesempatan itu pihak Asus lantas memberikan penyebutan yang benar untuk Asus yaitu Ay-seus.

3. Huawei

Selanjutnya, penyebutan perusahaan teknologi yang sering kali salah adalah Huawei. Perusahaan yang berpusat di Shenzhen, Republik Rakyat Tiongkok ini sering kali disebut dengan pengucapan wah-wei, hyu-ah-wei atau hu-ah-wi oleh masyarakat. Tapi sebenarnya pengucapan tersebut adalah salah.

Lalu bagaimana pengucapan atau penyebutan yang benar itu? Penyebutan yang benar untuk Huawei sendiri adalah Hu-ah-wei. Meski demikian karena sudah terbiasa dnegan penyebutan wah-wei maka penyebutan perusahaan ini jadi salah kaprah sampai sekarag.

4. Adobe

Perusahaan teknologi besar dari Amerika Serikat dari juga tak luput dari penyebutan yang salah. Perusahaan yang mengembangkan beberapa perangkat lunak (software) bernama Adobe ini banyak disebut oleh masyarakat Indonesia dengan penyebutan A-dob. Penyebutan A-dob memang terlihat praktis dan enak didengar oleh telinga orang Indonesia. Tapi kenyataannya penyebutan ini sangatlah tidak benar. Dan pengucapan untuk perusahaan yang bermarkas di California, Amerika ini adalah E-do-bi. Jadi huruf A dibaca E dan akhir kata be dibaca bi.

Artikel Lainnya