UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

OJK tebar insentif konsolidasi perbankan

Ditulis pada 13 Jul 2016
oleh :

OJK tebar insentif konsolidasi perbankan

foto ist

itoday –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan serangkaian insentif demi merangsang konsolidasi perbankan. Insentif yang pertama berupa insentif dibidang perpajakan bagi bank hasil merger dan ini sudah diusulkan OJK kepada Kementerian Keuangan.

Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan OJK, Irwan Lubis mengatakan, selain insentif pajak, regulator mikroprudensial ini juga memberikan beberapa insentif lain seperti perpanjangan pelaporan Batas Minimal Penyaluran Kredit (BNPK).

Insentif ketiga, lanjut Irwan, adalah penyesuaian pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM). Adapun “Insentif keempat adalah aturan pemenuhan kelonggaran UMKM,” ujar Irwan kepada KONTAN, Selasa (12/7).

Dia berharap, sejumlah insentif tersebut akan mendorong banyak bank melakukan konsolidasi. OJK menargetkan tahun depan, jumlah bank akan berkurang empat sampai lima bank. Per April 2016, total jumlah perbankan di Indonesia mencapai 118 bank.

Irwan mengatakan OJK mendorong konsolidasi bank yang mempunyai pemilik yang sama. Beberapa bank, lanjut Irwan, akan menuntaskan konsolidasi pada semester II-2016.

Sejumlah bank tersebut antara lain Bank Ekonomi dengan Bank HSBC, Bank Windu Kentjana International dengan Bank Antar Daerah (Anda), dan Bank Metro Express dengan Centratama Nasional Bank (CNB) Adapun Bank Windu Kentjana menargetkan proses merger dengan Bank Anda selesai akhir September 2016.

Per 13 Juni lalu, Bank Windu sudah mendapat izin OJK untuk mencaplok 100% saham Bank Anda. Untuk akuisisi ini, Bank Windu siap merogoh kocek Rp 517,91 miliar.

Luianto Sudarmana, Direktur Utama Bank Windu Kentjana, menyatakan, proses merger akan rampung segera setelah China Construction Bank (CCB) mencaplok Bank Windu.
Sumber: Kontan.co.id

Artikel Lainnya