UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Urai Kemacetan, Polisi Berlakukan Satu Arah Garut Menuju Bandung

Ditulis pada 21 Jul 2015
oleh :

Kabar24.com, BANDUNG- Kepolisian Resor Garut beberapa kali memberlakukan sistem satu arah dari Garut menuju Bandung untuk mengurai kepadatan pada arus milir kendaraan di jalur selatan Jabar, Senin (20/7/2015) malam.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Firman Syafrul mengatakan arus kendaraan di jalur selatan Jabar lintas Limbangan telah terjadi kepadatan kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.

“Kita berlakukan one way (satu arah) untuk mengurai kepadatan, yang sampai malam ini sudah enam kali one way,” katanya.

Ia mengatakan sistem satu arah itu dengan memberlakukan buka tutup untuk arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

Selanjutnya, kata dia, kendaraan dari arah Tasikmalaya ditarik menuju jalur Nagreg wilayah hukum Polres Bandung untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Tasikmalaya.

“Kita tarik kendaraan dari arah Tasikmalaya, sehingga diharapkan dapat mengurai kepadatan,” katanya.

Firman menyampaikan, arus kendaraan di wilayah hukum Polres Garut terjadi peningkatan dari arah timur menuju barat maupun sebaliknya.

Akibatnya, kata dia, jumlah kendaraan yang banyak itu menyebabkan laju kendaraan lambat.

“Volume kendaraan meningkat, sementara jalannya sempit,” katanya.

Artikel Lainnya