UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Jokowi Tak Masalah Dibilang Gila ketimbang Disebut Minta Saham

Ditulis pada 08 Dec 2015
oleh :
Tag:
foto ist

foto ist

JAKARTA – Tidak seperti biasanya, Presiden Joko Widodo kali ini tidak bisa menyimpan rasa marahnya.Raut wajah Jokowi mendadak serius ketika dimintai tanggapan oleh wartawan terkait kasus pencatutan nama dirinya terkait perpanjangan kontrak PT Freeport.

Beberapa kali, mantan Wali Kota Solo yang akrab disapa Jokowi ini mengacungkan tangannya yang bergetar. Dia menegaskan, semua pihak harus menghormati proses yang sedang berlangsung di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

‎”Tapi, tapi, tidak boleh yang namanya lembaga negara itu dipermainkan,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/12/2015) malam.

Dia menjelaskan, lembaga negara yang dimaksud, baik lembaga kepresidenan maupun lembaga tinggi negara lainnya.

“Saya enggak apa-apa dikatain presiden gila, presiden sarap, presiden koppig (keras kepala), enggak apa-apa, tapi kalau sudah menyangkut wibawa mencatut meminta saham 11% tu yang saya enggak mau, enggak bisa, ini masalah kepatutan, kepantasan, moralitas, itu masalah wibawa negara. ‎Sudah cukup‎,” kata Jokowi.

Pernyataan itu disampaikannya usai dirinya menggelar jumpa pers mengenai penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2015.‎
(dam)

Sumber : Sindonews.com

Artikel Lainnya