UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Pilkada serentak di lima daerah ditunda termasuk pemilihan gubernur Kalteng

Ditulis pada 09 Dec 2015
oleh :
Tag:

foto ist

foto ist

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menunda pilkada serentak di Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Fakfak di Papua, Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar di Sumatra Utara dan Kota Manado di Sulawesi Utara.

KPU beralasan penundaan dilakukan karena ada perubahan komposisi calon kepala daerah, menyusul putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) di Jakarta terkait sengketa pasangan calon.

Sedianya pemungutan suara di lima daerah itu diadakan Rabu ini (09/12) dalam pilkada serentak di seluruh Indonesia. Hingga kini KPU belum bisa memastikan kapan pilkada di daerah-daerah yang ditunda itu akan digelar.

Dalam kasus Kalimantan Tengah, pemilihan gubernur/wakil gubernur Kalimantan ditunda hingga waktu yang belum ditetapkan karena gugatan satu pasangan calon dikabulkan oleh PTTUN, sedangkan nama pasangan itu tidak masuk di kertas suara yang sudah dipesan untuk dicetak.

Disebutkan dalam putusan pengadilan bahwa Ujang Iskandar yang berpasangan dengan Jawawi adalah calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng.

Putusan itu keluar beberapa hari sebelum penyelenggaraan pilkada serentak sehingga tidak ada cukup waktu mengubah logistik dalam tempo singkat, kata Sekjen KPUD Kalimantan Tengah, Rigumi.

“Tidak memungkinkan karena kami harus mengakomodir surat suara tiga pasangan calon. Sekarang yang sudah ada itu surat suara untuk dua pasangan calon,” jelasnya dalam wawancara dengan wartawan BBC Indonesia, Rohmatin Bonasir, pada Selasa malam (08/12)
Kisruh bermula ketika muncul pengaduan bahwa surat dukungan salah satu partai untuk pasangan Ujang Iskandar-Jawawi palsu sehingga akhirnya pasangan nomor tiga tersebut dibatalkan oleh KPU.Kedua calon itu lantas mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta dan ternyata dikabulkan.

Kertas suara sudah terlanjur dicetak dengan menampilkan dua pasangan calon; nomor urut satu Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail, dan nomor urut dua adalah pasangan Willy Yoseph- Wahyudi K Anwar.

Dengan keluarnya putusan pengadilan, menurut Rigumi, KPUD Kalimantan Tengah masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari KPU Pusat.

“Kami besok atau paling lambat lusa akan menerima petunjuk setelah KPU Republik Indonesia membaca, mempelajari salinan PTTUN Jakarta.”

Sebelumnya

KPUD Kalteng menegaskan bahwa pemilihan gubernur akan digelar sesuai jadwal.

Sumber: BBC.com

Artikel Lainnya