UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Efek Mengkonsumsi Makanan Yang Diawetkan Bagi Kesehatan

Ditulis pada 02 Jun 2016
oleh :
Efek Mengkonsumsi Makanan Yang Diawetkan Bagi Kesehatan

foto ist

itoday – Makanan olahan sering di konsumsi oleh banyak orang. Makanan jenis ini termasuk makanan yang praktis untuk disajikan. Saat ini makanan olahan yang telah dibekukan banyak dijumpai di mal hingga pasar tradisional. Namun tahukah bahwa sering mengkonsumsi makanan  ini akan berdampak buruk bagi kesehatan seseorang. Namun sayangnya tidak semua orang tahu efek mengkonsumsi makanan yang diawetkan.

Kebanyakan para pembeli hanya melihat keuntungannya saja. Terlebih lagi makanan ini mudah untuk diolah kembali. Akan tetapi sebenarnya kandungan bahan pengawet yang ada di dalam makanan tersebut sangatlah berbahaya. Efek mengkonsumsi makanan yang diawetkan seperti yang akan dibahas di bawah ini.

Efek pertama yaitu dapat memperparah penyakit darah tinggi yang diderita oleh seseorang. Makanan yang telah diawetkan tentu saja mengandung natrium. Kandungan natrium yang tinggi inilah yang sangat berbahaya bagi tekanan darah seseorang. Untuk itu, bagi penderita tekanan darah tinggi sebaiknya menghindari makanan olahan yang mengandung zat pengawet.

Artikel Lainnya