UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Ini Alasan Penderita Ginjal Kronis Harus Batasi Garam

Ditulis pada 26 Sep 2015
oleh :

Suara.com – Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Society of Nephrology menyebutkan bahwa berlebihan konsumsi garam dan kalium bisa memperparah penyakit ginjal kronis.

“Temuan ini memperlihatkan perlunya percobaan klinis untuk menguji efek pengurangan asupan garam dan kalium untuk perkembangan penyakit ginjal kronis pada pasien dengan asupan garam dan kaliumnya tinggi,” ujar ketua studi Dr. Jiang He dari Universitas Tulane.

Pada penelitian ini, para peneliti menguji sampel urin hampir 4.000 orang yang menderita penyakit ginjal kronis.

Lalu, mereka meneliti asupan nutrisi harian para partisipan untuk mengetahui pengaruh garam dan kalium pada perkembangan penyakit.

Studi ini menyimpulkan, rata-rata partisipan mengonsumsi 3700 mg per hari garam dan kalium, melebihi anjuran 2.400 mg per hari.

Asupan yang melebihi rekomendasi ini, kata peneliti, berhubungan dengan perkembangan penyakit ginjal kronis yang lebih cepat.

Temuan ini, kata para peneliti, bisa menjadi aturan baru tentang asupan maksimal harian garam dan kalium bagi penderita penyakit ginjal kronis.

Penyakit ginjal kronis dapat berkembang menjadi gagal ginjal dan meningkatkan risiko penderita terkena penyakit jantung, bahkan kematian dini. (WebMD)

Sumber: Suara.com

Artikel Lainnya