UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Kolesterol Tak Naik Usai Santap Daging? Ini Rahasianya

Ditulis pada 24 Sep 2015
oleh :

Suara.com – Daging merupakan menu populer yang dihidangkan saat perayaan Idul Adha. Makanan tinggi protein dan lemak ini diolah menjadi beragam menu lezat, mulai dari sate, rendang, gulai, sup dan masih banyak lagi.

Bila Anda tak bijak menyantapnya, maka berbagai risiko kesehatan tentu bisa mengancam Anda, salah satu adalah meningkatnya kolesterol jahat.

Nah, untuk menghindari risiko tersebut dr. Djoko Maryono, Sp.PD, Sp.JP dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyarankan untuk rutin olahraga minimal 30 menit sehari.

“Lima belas menit pertama untuk menurunkan kadar gula darah, 15 menit berikutnya untuk menurunkan kolesterol jahatnya,” jelasnya di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut Djoko mengatakan bahwa jenis olahraga yang baik untuk menurunkan kolesterol adalah olahraga ringan seperti bersepeda, berenang dan jalan kaki.

“Kalau olahraga ringan tidak memberatkan sendi lutut. Kalau olahraga berat yang dikhawatirkan justru bisa memicu cedera. Jadi berenang, jalan kaki atau bersepeda sudah bagus sekali,” imbuhnya.

Selain olahraga, lanjut Djoko, masyarakat juga diimbau mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang mampu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

“Selain sayur dan buah, bisa juga dilengkapi dengan mengonsumsi multivitamin penurun kolesterol setelah menyantap makanan berkolesterol,” pungkasnya.

Sumber: Suara.com

Artikel Lainnya