UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Ritual Tiwah Dari Kalimantan Tengah

Ditulis pada 22 Jun 2016
oleh :
Ritual Tiwah Dari Kalimantan Tengah

foto ist

itoday – Tiwah merupakan salah satu dari bukti kekayaan tradisi yang ada di Indonesia. Tradisi Tiwah ini merupakan nama tradisi yang masih sangat kental dijalankan di Kalimantan Tengah. Tradisi ini dilakukan oleh Suku Dayak.

Suku Dayak merupakan salah satu suku yang masih sangat alami dan kental akan adat dan tradisinya. Suku ini berdiam di daerah pedalaman di Kalimantan Tengah. Banyak hal menarik yang bisa diekspos dari kehidupan Suku Dayak ini. Salah satunya adalah tradisi Ritual Tiwah ini.

Ritual Tiwah ini bertujuan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada orang-orang yang sudah meninggal. Ritual ini dilakukan sebagai proses pengantaran tulang-tulang orang yang sudah meninggal ke sebuah tempat yang sudah dipersiapkan. Tempat tersebut diberi nama Sandung. Sandung merupakan tempat yang dituju oleh Ritual Tiwah ini. Karena di tempat inilah tulang-tulang orang yang sudah meninggal itu diletakkan. Sandung ini merupakan tempat seperti rumah-rumahan kecil yang memang sengaja dibuat untuk tempat orang-orang yang sudah meninggal dunia.

Artikel Lainnya