UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Bobol Brankas Dinas Bina Marga Depok, Pencuri Terekam CCTV

Ditulis pada 28 Jun 2016
oleh :
Bobol Brankas Dinas Bina Marga Depok, Pencuri Terekam CCTV

foto ist

itoday – Brankas di kantor Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok dibobol maling. Diduga pencuri masuk dari halaman belakang kantor dan langsung mengincar brankas.

Bahkan kasus pencurian uang tunai di dalam brankas itu terekam jelas dalam CCTV. Pelaku berhasil menggasak uang tunai Rp50 juta di dalam brankas.

“Pelaku masuk dari belakang kantor. Itu keliatan dari CCTV, dari CCTV kelihatan pelaku berjumlah dua orang. Perawakan agak muda, waktu di bawah wajahnya kelihatan karena tidak pakai topeng dan pakai kacamata,” ujar Kepala Dinas Bimasda Kota Depok, Manto kepada wartawan, Senin (27/6/2016).

Di dalam CCTV terlihat selain berkacamata, pelaku juga memiliki rambut agak ikal. Diaa sebelumnya  tidak pernah melihat pelaku berkeliaran.

“Bukan orang kami, tidak pernah kami lihat mereka. Kurang lebih yang diambil Rp50 juta,” paparnya.

Uang tersebut merupakan uang potongan untuk dibayarkan ke BPJS milik Satgas BMSDA. Namun, belum sempat disetorkan uang tersebut lebih dahulu dicuri oleh kawanan maling.

“Itu untuk karyawan, dana kesehatan karyawan yang akan kami setorkan ke BPJS. Rencananya akhir bulan ini akan kami setorkan,” terangnya.

Hasil wawancara dengan petugas keamanan, kata dia, bahwa pelaku masuk dari halaman belakang kantor.

“Memang belakang kantor kami belum dipagar, jadi mereka masuk dari belakang, kelihatan dari CCTV,” ungkapnya.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya