UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

BPKAD Akui Pendataan Aset DKI Jakarta Kacau

Ditulis pada 30 Jun 2016
oleh :

BPKAD Akui Pendataan Aset DKI Jakarta Kacau

foto ist

itoday– Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengakui, sistem yang diamanahkan kepadanya tengah kacau. Salah satunya mengenai aset DKI Jakarta.

Kata dia, seperti munculnya masalah aset yang dimiliki oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI namun dibeli oleh SKPD DKI juga.

“Kami akui saja. Pendataan aset memang kami sedang berlangsung terus. Jadi pendataan aset itu zaman saya sudah mulai ‎setiap wilayah menyisipkan lima staf yang kami pilih untuk mengetik terus menerus (aset),” kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016).

Mantan Wali Kota Jakarta Utara ini mengatakan, setidaknya ada ratusan aset dari SKPD yang fix dimiliki oleh DKI. Namun yang lain masih terus dikejar.

“Memang kami akui, misalnya Dinas Pendidikan‎, memang banyak asetnya, perlu waktu. Seperti aset di kecamatan, sudah,” kata pria kelahiran Medan Sumatera Utara ini.

Perlu diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebutkan, munculnya kasus pembelian lahan untuk Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Cengkareng Barat membuktikan manajemen aset di DKI masih kacau.

Padahal, sejak empat bulan lalu, ia sudah meminta, agar melakukan pendataan aset milik DKI kepada seluruh SKPD, UKPD dan BUMD. Tapi semuanya masih lambat merespon seruannya itu.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya