UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Bus Transjakarta Resmi Beroperasi di Bekasi

Ditulis pada 26 Apr 2016
oleh :

Bus Transjakarta Resmi Beroperasi di Bekasi

foto ist

itoday  Pemprov DKI Jakarta memberlakukan perpanjangan bus Transjakarta ke Kota Bekasi mulai Senin (25/4/2016). Soft launching Transjakarta ini dilakukan untuk mengakomodir banyaknya penumpang menuju DKI Jakarta.

”Rute baru ke Bekasi ini berupa soft launching, dan mulai diberlakukan hari ini masuk wilayah Bekasi hingga dua minggu ke depan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Andri Yansyah saat melakukan sosialisasi bersama jajaran PT Transjakarta di Pemkot Bekasi.

Menurut Andri, untuk tahap awal bus Transjakarta tujuan Jakarta- Bekasi hanya dioperasikan sebanyak 40 bus. Dan jalur dari Jakarta menuju Bekasi Timur disiapkan 20 halte dan Bekasi Barat sebanyak 20 halte.”Saat ini yang dioprasikan baru 15 bus Transjakarta,” katanya.

Untuk pengoperasian seluruh bus Transjakarta itu, lanjut dia, akan difokuskan pada jam sibuk, berangkat kerja maupun pulang kerja. Pada pagi hari, bus beroperasi pukul 05.00-09.00 WIB. Sedangkan sore hari pukul 17.00-22.00 WIB. Di luar jam sibuk hanya tersedia sepertiga dari jumlah totalnya.

”Tarif yang dikenakan tetap sama seperti pada umumnya yakni Rp 3500,” ujarnya. Andri menjelaskan, operasional Transjakarta di Bekasi merupakan upaya peningkatan layanan transportasi massal Pemprov DKI Jakarta ke sejumlah kawasan penyangga Ibu Kota seperti Bekasi.

Sementara ke Kota Depok, Tangerang dan Bogor akan menyusul setelah melihat di wilayah Kota Bekasi kondusif beroperasi. Andri mengatakan, bus Transjakarta yang digunakan untuk melayani daerah mitra DKI Jakarta itu bantuan hibah dari Kemenetrian Perhubungan.

Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menambahkan, akan kembali mengatur bus di dalam Terminal Bekasi. Karena, tidak bisanya bus Transjakarta masuk ke terminal tersebut.”Kami sedang mengatur kembali, agar Transjakarta diberikan space di Terminal Bekasi,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, Bus Transjakarta terpaksa hanya melintas di Terminal Bekasi, karena tak bisa menggunakan halte bus di dalam terminal itu.  Sebabnya, di dalam terminal penuh dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), sehingga tak ada ruang bagi Transjakarta.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menjelaskan, dalam uji coba ini, bus Transjakarta tak bisa menggunakan halte di Terminal Bekasi, karena penuh. Hal ini juga menjadi bagian dari evaluasi trayek untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang.

”Kalau pun tidak masuk ke terminal tidak masalah,” ungkapnya. Sebab, pihaknya saat ini tengah mengidentifikasi titik terbanyak penumpangnya. Dengan begitu, para penumpang tersebut akan digiring menuju halte terdekat seperti di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya