UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Daeng Azis Diperiksa sebagai Tersangka Dalam Kasus Prostitusi

Ditulis pada 10 Mar 2016
oleh :
daeng-azis

photo : ist.

itoday – Penguasa lokalisasi prostitusi Kalijodo Abdul Azis alias Daeng Azis diperiksa sebagai tersangka dalam kasus mucikari di lokalisasi Jakarta Utara itu. Meski demikian, Azis diperiksa oleh penyidik dari Polda Metro Jaya.

“Daeng Aziz baru satu kali diperiksa sebagai tersangka untuk mucikari. Pemeriksaan dilakukan di Polres Jakut (Jakarta Utara) karena Pak Daeng sedang ditahan di sana. Maka polda yang datang memeriksa ke sana,” ujar kuasa hukum Daeng Azis, Razman Arif Nasution di Jakarta, Senin (7/3/2016).

Menurut Razman, pemeriksaan Daeng Azis itu berkaitan dengan kasus prostitusi di Kafe Kingstar milik Ali. Sebab, polisi menyebutkan kalau pemilik Kafe Kingstar itu adalah keluarga Daeng Azis. Dia pun baru mengetahui adanya hubungan kekeluargaan tersebut setelah diberitahu polisi.

“Pemeriksaan kemarin terkait perempuan (PSK) yang ada di kafe beliau dan juga Kingstar. Dan ternyata, Kingstar disitu ada hubungan keluarga. Jadi, saudara Daeng Raja dan pemilik Kingstar itu ternyata ada hubungan keluarga dengan Daeng Aziz,” terangnya.

Sebelumnya, Razman mengaku heran dengan alasan polisi menjadikan Daeng Azis sebagai tersangka mucikari di Kafe Kalijodo, Jakarta Utara. Sebab, polisi tak mempermasalahkan Kafe Intan milik Daeng Azis.

“Tapi faktanya ternyata menurut penyidik ada kaitannya dengan Kingstar. Besok (Selasa, 8 Maret 2016), pukul 10.00 WIB Daeng Azis akan kembali diperiksa dengan kasus yang sama (prostitusi),” pungkasnya.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya