UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Ini Alasan Tersangka Beri Obat Penenang ke Bayi Ibrahim

Ditulis pada 28 Mar 2016
oleh :
Ilustrasi (IST)

Ilustrasi (IST)

itoday – Tersangka eksploitasi anak di Blok M, SM mengaku tega memberikan obat penenang terhadap bayi M Ibrahim lantaran selalu rewel saat diajak untuk mengemis. Pelaku juga mengaku sebagai orangtua Ibrahim.

Meski demikian, SM mengaku tidak mengetahui, kalau perbuatannya itu telah melanggar Undang-undang. Bahkan, SM tega memberikan obat penenang terhadam Ibrahim hanya untuk diajak mengemis.

“Saya kasih obat (penenang) karena disuruh sama pengamen yang gede, Gimbal namanya. Biar tak rewel anak saya disuruh kasih itu (obat penenang),” ujarnya di Polres Jakarta Selatan, Minggu (27/3/2016).

SM mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tak terpuji itu. Dia bahkan mengaku sangat berdosa telah memberikan obat penenang itu secara berkali-kali pada Ibrahim. “Saya mengaku salah. Saya teringat terus,” katanya sambil terus menundukan kepalanya.

Sementara itu, Kanit I Reskrim Polres Jakarta Selatan AKP Joynaldo menyebutkan, kalau pelaku membeli obat penenang itu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Per hari, pelaku memberikan obat penenang terhadap sang bayi sebanyak 1 gram dengan dicampurkan ke dalam susunya. “Obat itu dibeli dengan harga Rp35 ribu,” ujarnya.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya