UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Melintas di Bongkaran, Remaja Bandung Dipreteli Preman Tanah Abang

Ditulis pada 19 Mar 2016
oleh :
Kriminal

Ilustrasi (IST)

itoday – Seorang remaja asal Bandung, Jawa Barat bernama Yayan (20) menjadi korban penodongan oleh lima orang preman di bongkaran Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kompol Suyatno Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 15 Maret 2016 sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu korban sedang melintas daerah Bongkaran. Dia diberhentikan dan dibawa ke tempat sepi dan dipaksa menyerahkan sejumlah barang berharga.

“Ada lima orang yang mengerumuni korban. Tersangka A (27) menodongkan pisau ke arah korban. Sementara itu tersangka lain merebut uang korban sebesar Rp50ribu di saku celana,” kata Suyatno kepada wartawan, Rabu (16/3/2016).

Tak sampai disitu, kelima pria pengangguran itu pun masih memaksa korban untuk menyerahkan sebuah telepon genggam. Karena korban takut, akhirnya hp tersebut berpindah tangan. “Setelah itu korban disuruh pergi dari tempat itu oleh para pelaku,” tambahnya.

Yayan pun tak bisa rela barang berharganya diambil, Ia pun lantas meminta bantuan warga sekitar untuk mengambil kembali barang tersebut.

Begitu Yayan dan warga ke lokasi, nampak A masih berada sendiri sambil melihat barang rampasan milik Yayan. Warga pun akhirnya langsung menyergap A. “Pelaku dan barang bukti juga dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk diproses lebih lanjut,” tuturnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya