UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Pemerintah Tidak Akan Tutup Transportasi Online

Ditulis pada 27 Mar 2016
oleh :
Photo IST

Photo IST

itoday – Pemerintah tengah mencari jalan keluar untuk mengatur masalah transportasi konvensional dan online untuk menghindari konflik antara sesama pengemudi angkutan umum.

Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah belum akan menutup transportasi berbasis online seperti tuntutan para sopir angkutan umum konvensional dalam aksi demonstrasi tadi siang.

“Kalau kita tutup angkutan umum online, berapa ratus lagi yang akan ribut? Tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Luhut Binsar Panjaitan saat jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Menurut Luhut, pemerintah akan mencari jalan keluar dengan asas keadilan. “Beri kita waktu menyelesaikan ini. Mengubah itu tak seperti membalik tangan,” ujarnya.

Ada sejumlah skema yang akan ditawarkan pemerintah kepada perusahaan transportasi online. Di antaranya, transportasi online harus memiliki badan hukum, juga disarankan membentuk badan koperasi.

“Ada hal yang dipatuhi, harus ada berbadan hukum, kedua membayar pajak. Sehingga dengan demikian, angkutan umum online harus memiliki izin. Itu semua ada di UU No 20/2009,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada kementerian dan jajaran terkait untuk mengevaluasi sistem transportasi di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi dampak keributan antara sopir angkutan umum konvensional dengan driver online.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya