UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Selama Mudik Proyek Becakayu di Kalimalang Dihentikan

Ditulis pada 30 Jun 2016
oleh :

Selama Mudik Proyek Becakayu di Kalimalang Dihentikan

foto ist

itoday – Polres Jakarta Timur tetap memastikan ruas jalan Kalimalang tersebut tetap digunakan sebagai jalur mudik pemotor. Pasalnya, selama musim mudik nanti, pengerjaan proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) akan dihentikan sementara waktu.

“Kalimalang tetap jadi jalur mudik. Bahkan jalur utama untuk sepeda motor. Tidak ada jalur alternatif,” ungkap Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Agung ketika dihubungi Sindonews, Rabu, 29 Juli 2016 kemarin.

Jika dialihkan menuju Jalan Basuki Rahmat atau Kanal Banjir Timur, maka pemudik akan kebingungan karena jalan bercabang diujung Pondok Kopi. “Kalau ke KBT kan jauh. Susah juga lewatnya kan. karena itu tembusnya ke arah utara,” tambah Agung.

Agung menuturkan, pada musim mudik nanti pengerjaan proyek Tol Becakayu akan dihentikan sementara waktu guna memberikan rasa aman dan nyaman para pemudik motor yang melintas.

“Kami akan tempatkan ratusan personel di sepanjang Kalimalang mulai dari Halim hingga perbatasan Bekasi,” ucapnya.

Pantauan Sindonews, di sepanjang jalan Kalimalang dari arah Cawang menuju ke Bekasi hampir sebagian besar kondisi jalan tidak rata dan berlubang. Apabila berkendara malam hari, pengemudi harus berhati-hati karena minim penerangan.

sumber : sindonews.com

Artikel Lainnya