UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Honda Patahkan Dominasi KTM di Reli Dakar

Ditulis pada 11 Jan 2016
oleh :
Photo IST

Photo IST

itoday – KTM memang sukses menjadi pemenang dari Reli Dakar pada kategori motor dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, pada tahun ini ganti Honda yang menargetkan timnya untuk bisa menjadi pemenang serta mematahkan dominasi dari KTM. Hal itu diungkapkan langsung oleh Shuhei Nakamoto selaku Wakil Presiden dari Honda Racing.

Memasuki etape keempat dari ajang balap Reli Dakar 2016 ini, akhirnya apa yang menjadi impian serta harapan Nakamoto itu, nampaknya sudah mulai terealisasikan.

Hal itu terjadi karena ada tiga pembalap dari Honda yang mampu memuncaki catatan waktu sementara dan menyingkirkan pembalap dari KTM.

Para etape keempat Reli Dakar 2016 ini, menempuh rute dari San Salvador De Jujuy memutar dan kembali lagi ke San Salvador De Jujuy. Di etape keempat ini, para raider harus mampu menempuh jarak sejauh 629 km dan special section sejauh 429 km.

Karakter track yang ada pun cukup sulit, sebab pada special stage ketinggian rata-rata mencapai 3.500 meter dari atas permukaan laut. Selain itu, track yang harus dilewati berupa bebatuan dan pasir.

Paulo Goncalves, mampu menjadi yang paling cepat dengan catatan waktunya 10 jam 35 menit. Pembalap yang berasal dari Portugal itu 2 menit lebih cepat dibandingkan pembalap dari Argentina, Kevin Benavides. Benavides telah mencatatkan waktunya 10 jam 37 menit.

Dengan kemenangan dari Goncalves pun memimpin puncak klasemen sementara. Pimpinan klasemen sementara Joan Barreda pun harus puas turun ke peringkat ketiga.

Barreda harus turun peringkat karena kembali mendapatkan hukuman penalty dari pihak penyelenggara.

Pereli yang berasal dari Spanyol itu kembali mengulangi kesalahannya yang sama. Pinalti yang didapatnya pada etape ke IV ini merupakan penalty keduanya, karena sebelumnya hukuman yang sama telah dia dapatkan.

Pereli dari Honda itu telah melebihi batas kecepatan pada luar waktu perhitungan. Padahal dia mampu tampil dengan sangat bagus pada etape keempat ini.

Dan akhirnya penalty waktu 5 menit pun kembali dia dapatkan. Meskipun demikian, Barreda berjanji akan kembali tampil gemilang guna mengganti catatan waktunya yang bertambah karena penalty.

Baca Juga : Naik Motor Trail Bikin Ketagihan, Ini Alasannya

 

Artikel Lainnya