UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

MUKJIJAT…!! Penambang Pasir Temukan Bangkai Mobil Antik di Kediri

Ditulis pada 01 Feb 2016
oleh :
mobil antik

photo : ist.

itoday – Lokasi penambangan pasir tradisional di Sungai Brantas, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mendadak heboh. Hal ini terjadi lantaran sekelompok penambang menemukan bangkai mobil tua, yang diduga peninggalan masa penjajahan.

Bangkai mobil tua tersebut pertama kali ditemukan oleh Sukarno (50), salah satu penambang saat hendak melakukan kegiatan rutinnya menambang pasir.

“Sebenarnya kemarin saya sudah melihatnya, tapi saya fikir itu rongsokan mesin diesel tambangan pasir. Hari ini, setelah air surut baru saya yakin itu bangkai mobil,” kata Sukarno saat ditemui sejumlah wartawan di lokasi, Senin (27/4).

Dia mengajak 6 rekan sesama penambang pasir untuk bersama-sama mengangkatnya. Namun besarnya ukuran mobil, menjadikan proses pengangkatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB menemui sejumlah kendala, hingga memakan waktu lebih dari 2 jam.

Para penambang mengaku setelah dapat mengangkat bangkai mobil tersebut, akan segera menjualnya untuk dijadikan pengganti uang kerja yang seharusnya didapatkan dari aktifitas menambang pasir.

“Ya gantinya kerja bakti, saya akan segera menjualnya. Lumayan kan, ini juga besi semua,” ujar Sukarno.

Pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, bangkai mobil tersebut memiliki sejumlah ciri-ciri yang mirip dengan mobil tua peninggalan masa penjajahan. Antara lain ,bagian kemudi yang tidak berbetuk lingkaran, serta bagian velg yang masih menggunakan jeruji sebagai penopangnya.

Artikel Lainnya