UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Inilah Teknik Mengerem Motor Yang Benar

Ditulis pada 14 Jun 2016
oleh :
Inilah Teknik Mengerem Motor Yang Benar

foto ist

itoday – Ketika kita mengendarai sepedah motor, satu dari berbagai hal membuat kita harus melakukan pengereman agar kita memiliki kontrol terhadap laju kendaraan dan motor bisa berhenti dengan baik.

Namun pengereman ini kadang menjadi kurang efektif untuk melakukan kontrol terhadap laju kendaraan, dan masalah yang sering dihadapi adalah hilangnya kendali seperti motor menjadi oleng.

Melakukan pengereman untuk menghentikan laju kendaraan adalah langkah yang benar, yang membuat kita gagal mengendalikan motor adalah teknik mengerem yang kurang tepat. Sebagai salah satu pengguna kendaraan bermotor, mengetahui dan menguasai teknik mengerem dengan baik dan benar adalah salah satu keharusan, karena memang hal ini sangat dibutuhkan.

Tips mengerem motor kali ini datang dari Indra dari Instrucktur Defensive Driving Center. Menurutnya teknik mengerem motor yang benar yaitu dengan memanfaatkan kedua rem yaitu rem depan dan belakang dalam waktu bersamaan. Jika selama ini anda sering menggunakan satu rem saja, hal ini adalah salah dan kadang membuat motor kehilangan kendali.

Artikel Lainnya