UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

WouW…!! Cerita Misteri Kuburan Motor di Indonesia

Ditulis pada 28 Jan 2016
oleh :
bankai motor A100

photo : ist.

itoday – Sebelum melihat kuburan suzuki A100 katana & honda WIN 100 tak ada salah nya kita mengenang jasa kedua motor yang pernah menjadi legenda pecinta motor indonesia. Kedua motor yang sekarang makin jarang di temukan dulu adalah andalan pada masa nya.

Dahulu siapa yg tak kenal Sepeda motor Suzuki A 100, motor jantan pertama yang dikenalkan oleh Suzuki di Indonesia pada tahun 1973. Kehadiran Suzuki A 100 dengan mesin 2 Tak, cukup bertenaga dan diandalkan sebagai motor pekerja pada era tahun 1973-an.

Di awal kemunculannya Suzuki A 100 bahkan menjadi sepeda motor andalan para polisi dan terakhir juga banyak digunakan sebagai motor jajaran petugas pos di Indonesia.

Dan di tahun 2000-an, pecinta sepeda motor Tanah Air pasti akrab dengan Honda WIN 100, Meski saat ini pamornya memudar, namun pada masanya motor ini sangat terkenal. Honda WIN 100 ini pertama kali diluncurkan oleh PT Federal Motors pada 1984. Honda WIN 100 datang dengan desain yang lebih futuristik, dan mengkotak.

Artikel Lainnya