UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

20 Staf BPK Mendapatkan Beasiswa ke Belanda

Ditulis pada 19 Nov 2013
oleh :

hMIoeyZKPv

itoday – Sebanyak 20 staf Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapatkan beasiswa StuNed. Melalui beasiswa tersebut, ke-20 staf BPK akan mengikuti tailor-made training tentang Public Policy Analysis on Performance Audit di VU University Amsterdam, Belanda, hingga 6 Desember 2013.

Pelepasan peserta pelatihan dilakukan di Kantor Pusat BPK Jakarta, pada hari Jumat (15/11) dengan disaksikan oleh dan Wakil Ketua, Hasan Bisri serta jajaran pejabat tinggi BPK lainnya.

Pelatihan tersebut bertujuan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia BPK. Selama tiga minggu di Negeri Kincir Angin itu, peserta akan mengikuti pelatihan yang tidak hanya berlangsung di kelas untuk mempelajari teorinya tetapi juga akan melakukan kunjungan kegiatan ke Algemene Rekenkamer serta beberapa lembaga pemerintah Belanda yang relevan.

Menurut Wakil Ketua BPK Hasan Bisri, Tailor-made training merupakan bentuk pelatihan yang modulnya dirancang sesuai dengan kebutuhan BPK.

“Auditor BPK akan mengidentifikasi permasalahan dengan menitikberatkan pada aspek kebijakan publik, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi hasil pemeriksaan kinerja dengan memberikan pilihan solusi yang relevan dengan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, rekomendasinya signifikan dalam memberikan arah perbaikan bagi obyek yang diperiksa,” ungkap Hasan, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Senin (18/11/2013)

Beasiswa yang diberikan adalah beasiswa penuh dari pemerintah Belanda. Yang meliputi meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, perjalanan internasional dan selama di Belanda, serta asuransi. Direktur Nuffic-Neso Indonesia Mervin Bakker menyatakan, melalui training tersebut, BPK dapat belajar tentang pemeriksaan kinerja dari Belanda.

“VU University Amsterdam merupakan lembaga terkemuka di Belanda yang sangat berpengalaman dalam pengajaran, konsultansi, serta riset di bidang keuangan. Mereka juga banyak bekerjasama dengan lembaga pemerintah. Ini merupakan kesempatan yang bagus bagi staff BPK untuk menghubungkan teori dengan praktik, untuk dapat diterapkan di Indonesia nanti,” urai Bakker

sumber (okezone)/photo (ist)