UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Bangkitnya Gunung Paektu Lebih Menakutkan dari Nuklir Korea Utara

Ditulis pada 02 Jun 2016
oleh :
Bangkitnya Gunung Paektu Lebih Menakutkan dari Nuklir Korea Utara

foto ist

itoday – Ada ancaman yang jauh lebih menakutkan dari ancaman serangan nuklir Korea Utara. Hal tersebut dikabarkan oleh tim internasional yang saat ini tengah meneliti misteri Gunung Paektu yang berada di perbatasan Korea Utara dengan Tiongkok.

Paektu mengalami erupsi ribuan tahun yang lalu dan letusan Gunung Paektu tercatat menjadi yang terbesar kedua setelah letusan Gunung Tambora Indonesia yang terjadi pada 1815 silam.

Gunung yang telah tertidur cukup lama ini belakangan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Jika sampai Gunung Paektu bangkit, maka bisa terjadi katastropik, dan nantinya ini jauh lebih mengerikan dari serangan nuklir Korea Utara.

Dikutip dari NewScientist oleh Liputan6 pada (19/04/2016), James Hammond, seorang ilmuwan dari University of London mengatakan bahwa jika sampai gunung ini mengalami erupsi maka dampak terbesar akan dirasakan oleh Korea dan China.

Artikel Lainnya