UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Minyak Goreng Serangga Karya Mahasiswa Unibraw Menang Lomba Di Swiss

Ditulis pada 03 Jun 2016
oleh :
Minyak Goreng Serangga Karya Mahasiswa Unibraw Menang Lomba Di Swiss

foto ist

itoday – Minyak goreng serangga mahasiswa Unibraw – Banyak sekali barang-barang kebutuhan sehari-hari yang diperlukan. Apalagi jika bersangkutan dengan bahan-bahan yang diperlukan oleh ibu rumah tangga. Salah satu tugasnya adalah memasak, maka banyak kebutuhan masakan yang harus dipenuhi di setiap harinya. Salah satunya adalah kebutuhan dari minyak goreng.

Minyak goreng yang biasa kita pakai adalah minyak goreng dari kelapa sawit, namun kini ada minyak goreng dari serangga. Tidak bisa dibayangkan jika minyak goreng yang digunakan ibu untuk menggoreng lauk kita sehari-hari adalah berasal dari serangga.

Bergidik mungkin salah satu hal yang akan kita rasakan. Namun adanya minyak goreng dari serangga ini malah membawa keberuntungan tersendiri bagi para mahasiswa Unibraw menang lomba yang diadakan di Swiss.

Minyak goreng serangga yang dibuat mahasiswa Unibraw yang memenangkan lomba di Swiss ini bernama “Biteback, Insect Mineral Oil”. Sedangkan kompetisi yang diikuti adalah Thought for Food Challenge yang digelar di Zurich, Swiss. Para mahasiswa kreatif tersebut adalah Musyaroh, Mushab, Anik Haryanti, dan Mohammad Ifdhol.

Artikel Lainnya