UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Motivasi kerja – Nilai Kesempurnaan

Ditulis pada 22 Mar 2016
oleh :
Motivasi kerja – Nilai Kesempurnaan

foto ist

itoday – Alkisah ada seorang pedagang batu perhiasan yang sangat terkenal. Ia ahli dalam menilai kualitas batu permata dan batu-batu perhiasan terbaik di dunia. Karena tersohor, keahlian yang dianggap langka itu pun terdengar oleh seorang raja yang sangat kaya. Konon, raja kaya ini memiliki aneka macam jenis batu paling baik di seantero negeri. Koleksi permatanya selalu mengundang decak kagum bagi siapa saja yang melihatnya. Karena itulah, si raja menjadi sombong dengan semua yang dimilikinya.

Mendengar keahlian si pedagang, maka dipanggillah ia menghadap sang raja. Selain ingin menyombongkan koleksi batu yang dimilikinya, sang raja juga ingin menguji kehebatan si pedagang dalam menilai batu-batu koleksinya.

Singkat kisah, si pedagang pun menghadap sang raja. “Wahai pedagang, aku dengar kau dikenal sebagai ahli bebatuan terbaik. Coba katakan, mana batu paling sempurna dari koleksiku. Batu itu kelak akan aku berikan pada putra mahkotaku, jika sudah saatnya aku turun tahta,” seru sang raja.

Mendapat perintah itu, si pedagang batu segera melihat semua koleksi batu sang raja. Saking banyaknya koleksi—di mana semuanya bagus-bagus—ia butuh waktu hingga satu minggu lamanya. Hingga, suatu hari ia melaporkan hasil pencariannya kepada sang raja. “Baginda, semua koleksi sudah dilihat. Tapi maaf, tak ada satu pun batu yang terlihat sempurna menurut pengamatan hamba.”

Raja pun tersinggung. “Hai, kamu pedagang batu yang sok tahu! Semua batuku adalah batu paling bagus, paling sempurna. Berani-beraninya kamu mengatakan tak ada batu sempurna di antara batu terbaik itu.”

sumber : Khalifah.id

Artikel Lainnya