UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Paparan Cahaya Matahari dan Jeruk Nipis akan Sebabkan Luka

Ditulis pada 22 Jun 2016
oleh :
Paparan Cahaya Matahari dan Jeruk Nipis akan Sebabkan Luka

foto ist

itoday – Paparan Cahaya Matahari dan Jeruk Nipis – Jika pada saat kita berjemur dibawah sinar matahari semabari ditemani dengan segelas minuman margareta (minuman dari jeruk nipis dan mengandung alkohol) pasti akan menjadi sebuah perpaduan yang sangat sempurna. Akan tetapi pada saat margarita tumpak di kulit anda maka akan menimbulkan luka yang serius. Hal ini karena paparan cahaya matahari dan jeruk nipis akan sebabkan luka.

Ada seorang laki-laki yang mengalami luka pada tangan dan luka yang ditimbulkan tersebut serupa dengan luka bakar setelah ketumpahan margarita serta mengandung jeruk nipis. Dari sumber yang ada di laman greatis pada hari Selasa 14/06/2016 bahwa reaksi jeruk nipis yang biasa disebut dengan phytophodermatitis sangat sering dikaitkan sebuah penyaikt, yaitu penyakit kapur.

Seorang ahli kulit dari George Washingtin University yaitu Yasmine Kirkorian, M.D telah berkata bahwa jeruk nipis dan juga buah ataupun sayuran yang lain, termasuk seledri dan juga wortel telah mengandung furocoumarins yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit jika terkena paparan cahaya matahari dan jeruk nipis.

Artikel Lainnya