UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Penelitian Terbaru Mengatakan Aborigin Adalah Orang Pertama Australia

Ditulis pada 11 Jun 2016
oleh :
Penelitian Terbaru Mengatakan Aborigin Adalah Orang Pertama Australia

foto ist

itoday – Pada tahun 2001 lalu terdapat sebuah tulisan yang mengatakan Australia memiliki manusia tertua yang berasal dari keturunan manusia modern sebelum punah yang ditemukan di New Sounth Wales. Melalui tulisan ini anggapan yang menyebutkan suku Aborigin adalah manusia pertama di Australia tentu ditolak.

Namun sebuah penelitian terbaru yang diprakarsasi oleh Profesor David Lambert dari Universiaty Griffith yang menggunakan teknologi DNA terbaru menghasilkan sebuah pendapat bahwa tulisan tahun 2001 tersebut salah, dan suku Aborigin adalah suku pertama di Australia.

Pada tulisan tahun 2001 dijelaskan bahwa manusia tertua di Australia adalah manusia yang ditemukan di sekitar Danau Mungo. Profesor David melalui metode pengurutan DNA melakukan penelitian ulang terhadap manusia Mungo di Danau Wilandra.

Dilansir dari Republika, Kamis (09/06/2016) Profesor David menemukan sesuatu yang bisa dijadikan sebuah alasan yang kuat. “Sampel dari manusia kuno yang kami uji ulang mengandung lima orang Eropa yang berbeda, menunjukkan bahwa ini semua merupakan kontaminasi”.

Artikel Lainnya