UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Adian PDIP Bongkar Kebohongan Rekapitulasi KTP Teman Ahok

Ditulis pada 01 Jul 2016
oleh :

Adian PDIP Bongkar Kebohongan Rekapitulasi KTP Teman Ahok

foto ist

itoday – Perseteruan politisi PDIP Adian Napitupulu dengan relawan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Teman Ahok, mencapai klimaks. Adian membongkar kebohongan Teman Ahok dalam proses rekapitulasi KTP dukungan untuk Ahok.

Sebelumnya, diberitakan di berbagai media, Teman Ahok menyatakan bahwa Teman Ahok telah menggunakan 140 relawan untuk melakukan rekapitulasi satu juta KTP. Rekapitulasi dilakukan selama 7 jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Menurut Teman Ahok, rekapitulasi tidak hanya menghitung tapi juga menyortir KTP ganda, mencocokan antara KTP dan formulir dukungan. Selanjutnya, memasukan data-data pemilik KTP atau SIM antara lain nama, Nomor Induk Kependudukan dan alamat.

“Walau tidak percaya tapi jujur saja saya salut pada keberanian Teman Ahok untuk menganggap rakyat mudah dibodohi walau dengan cerita yang paling tidak masuk akal sekalipun seperti cerita rekapitulasi 1 juta KTP,” jelas Adian Napitupulu (29/06).

Mengapa rekapitulasi KTP Teman Ahok tidak masuk akal? Adian memaparkan simulasi hitungan waktu rekapitulasi KTP yang dilakukan Teman Ahok.

Kata Adian, sesuai data dari Teman Ahok, maka kecepatan memeriksa KTP atau SIM membandingkan KTP atau SIM dengan formulir dukungan hingga mengisi input nama, nomoer induk kependudukan, jenis kelamin dan alamat (RT, RT, Kelurahan dan Kecamatan) dilakukan dengan kecepatan rata rata 3,5 detik untuk 1 KTP.

“Dari semua data yg diketik untuk masuk gudang data terdiri dari 16 angka NIK, minimal 5 huruf Nama, sekitar 12 hingga 14 angka dan huruf tempat tanggal lahir dan minimal 30 angka dan huruf alamat. Kira- kira dalam 3,5 detik relawan Teman Ahok harus memeriksa KTP, membandingkan dengan formulir dukungan lalu menekan huruf atau angka di key board komputer minimal 63 kali dan maksimal bisa lebih dari 100 kali,” tulis Adian dalam keterangan tertulis.

Adian menyimpulkan, dari data dan kalkulasi tersebut, pihaknya tidak percaya hitungan waktu rekapitulasi Teman Ahok. “Saya harus katakan bahwa saya tidak percaya. Bagi saya mempercayai rekapitulasi itu sama hal nya berkhianat pada ilmu pengetahuan dan nalar saya,” beber Adian.

 

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya