UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

“Ahok Pintar Sekali Bodohi Masyarakat”

Ditulis pada 30 Jun 2016
oleh :
“Ahok Pintar Sekali Bodohi Masyarakat”

foto ist

itoday – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa dipastikan mengetahui langkah Pemprov DKI Jakarta yang membeli “tanahnya sendiri” di wilayah Cengkareng.

Hal itu diungkapkan peneliti Universitas Leiden Belanda, Buni Yani, di akun Facebook. “Logika publik: Mustahil Ahok tak tahu transaksi pembelian tanah senilai 600an miliar yang ada di bawah koordinasinya,” tulis Buni Yani.

Alumni doktor dari Cultural Anthropology and Development Sociology, Leiden University ini menyebutkan, ada dua kemungkinan terkait Ahok dalam kasus ini. “Dua kemungkinan: dia bodoh sekali atau bohong besar. Orang percaya kemungkinan kedua yang terjadi,” ungkap Buni Yani.

Buni Yani juga mengatakan Ahok mencitrakan diri bersih, tetapi indikasi korupsinya di mana-mana. “Ini berbahaya karena pengagumnya banyak sekali. Dia pintar sekali membodohi massa,” papar Buni Yani.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali menemukan indikasi dugaan korupsi pembelian lahan dalam penggunaan anggaran APBD DKI 2015. Bila sebelumnya ada perbedaan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan Rumah Sakit Sumber Waras, kali ini pembelian lahan dilakukan di atas tanah milik DKI sendiri.

Staf ahli penanggung jawab pemeriksaan BPK Nyoman Wara mengatakan, sesuai laporan Hasil pemeriksaan (LHP) Keuangan Daerah DKI 2015, BPK akan melakukan pemeriksaan investigatif atas Proses Pengadaan Alat Berat Penunjang Perbaikan Jalan Tahun Anggaran 2015 dan Pemeriksaan Investigasi Belanja Modal Pengadaan Lahan Untuk Pembangunan Rumah Susun Cengkareng Barat.

 

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya