UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Akibat sanksi barat, Rusia akan melakukan modernisasi Militer

Ditulis pada 11 Jun 2016
oleh :
Tag:
Akibat sanksi barat, Rusia akan melakukan modernisasi Militer

foto ist

itoday – Uni Eropa, Amerika Serikat bersama dengan negara sekutu lainnya telah memberikan sebuah kesepakatan untuk menerapkan sanksi yang menjurus pada sektor perekonomian Rusia. Hal ini disebabkan oleh reunifikasi kremie terhadap Rusia serta adanya campur tangan Moskov terhadap kemerdekaan timur Ukrania.

Bukan diam tanpa perlawanan, Rusia sudah berulang kali memberikan statement yang bersifat membantah dan memberi tahu bahwa sanksi tersebut terlalu kontradiktif. Sehubungan dengan sanksi ini, pemerintah Rusia telah melakukan beberapa hal seperti embargo makanan dari negara yang membuat sanksi tersebut.

Pemerintah Rusia juga akan melakukan perubahan terkait dengan industri mereka yang mendapatkan alokasi dana sebesar 35 miliar Rubel tersebut. Sumber daya alam yang semula hanya 34,4% akan meningkat mencapai 39,6 sampai tahun 2020, dan hal ini juga akan menjadikan gaji pegawai meningkat mencapai 1,8 kali.

Dilansir dari Indonesia Rbth, Rabu (08/06/2016) Viktor Litovkin sebagai pakar militer Rusia mengungkapkan bahwa sanksi yang diterapkan pada negaranya membuat industri militer di Rusia harus dimodernisasi.

Artikel Lainnya