UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

AR-15, Senjata Di Balik Peristiwa Pembunuhan Massal di Amerika Serikat

Ditulis pada 21 Jun 2016
oleh :
Tag:
AR-15, Senjata Di Balik Peristiwa Pembunuhan Massal di Amerika Serikat

foot ist

itoday – Senjata AR-15 demikian populer di Amerika Serikat. Pasalnya senjata ini menjadi senjata sah yang bisa dimiliki oleh sipil secara bebas. Peredarannya senjata ini juga begitu luas. Senjata AR-15 menjadi senjata favorit AS karena bahkan warga sipil yang menyukai dan memiliki senjata ini.

Senjata AR-15 ini menjadi senjata pembunuh massal di Amerika Serikat. Kejadian terkait hal ini adalah saat tewasnya 50 orang dan 53 orang korban terjadi di kelab gaya Pulse, Orlando, yang dilakukan oleh Omar Mir Seddique Mateen. Pada pembunuhan massal tersebut Mateen menggunakan senjata 223 AR-15 dan pistol Glock 9mm.

Senjata serupa AR-15 pernah digunakan simpatisan ISIS saat penembakan di San Bernardino yang menewaskan 27 siswa dan guru SD Sandy Hook. Senjata pembunuh massal ini memang dapat dibeli semua warga Amerika Serikat dengan harga 500 hingga 1.000 dolar Amerika atau setara dengan Rp 5,3-13 juta. Jadi tidak sulit warga Amerika mendapatkan senjata ini.

Bahkan di Amerika, senjata AR-15 ini banyak diproduksi oleh berbagai pabrikan seperti Smith & Wesson, Daniel Defense dan Sturn Ruger dengan beragam tipe serta varian. Awalnya senjata ini dikembangkan oleh seorang mantan marinir AS Eugene Stoner dengan memberikan nama AR yang artinya Armalite sesuai dengan nama perusahaan milik Stoner.

Artikel Lainnya