UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Awas, Ada Seminar LGBT untuk Alihkan Kasus Aliran Dana 30 M ke Teman Ahok

Ditulis pada 22 Jun 2016
oleh :
Awas, Ada Seminar LGBT untuk Alihkan Kasus Aliran Dana 30 M ke Teman Ahok

foto ist

itoday – Pengamat politik Muslim Arbi mensinyalir, adanya seminar LGBT yang didukung aktivis liberal sekaligus loyalis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), adalah upaya untuk mengalihkan isu kasus aliran dana pengembang reklamasi Teluk Jakarta ke Teman Ahok.

“Jika dicermati, acara seminar tema LGBT hanya bagian dari pengalihan isu saja. Pendukung Ahok kan pegiat LGBT. Ini strategi mereka,” ungkap Muslim Arbi kepada intelijen (20/06).

Muslim mengatakan, acara diskusi itu sengaja untuk memancing keributan terutama dengan Front Pembela Islam (FPI). “Jangan terpancing! Jika terpancing, media pendukung akan menurunkan berita negatif untuk FPI. Selanjutnya, kabar aliran dana ke Teman Ahok menghilang,” papar Muslim.

Secara khusus, Muslim menyorot kiprah aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga loyalis Ahok, Guntur Romli, yang didapuk sebagai moderator seminar itu.

“Ini ada skenario dari pendukung Ahok untuk mengalihkan kasus aliran dana pengembang dengan mengadakan acara diskusi LGBT, kemudian ada acara lagi, biar terpecah,” papar Muslim.

Diberitakan sebelumnya, bertempat di kantor Komnas Perempuan digelar diskusi bertema “Pandangan Islam atas Keberagaman Seksualitas dan Identias Gender” (20/06).

Dihadirkan sebagai pembicara Ass Mun’im Sirri, pengajar di Notre Dame University, Amerika Serikat.

 

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya