UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Indonesia Harus Memiliki Satelit Sendiri

Ditulis pada 01 Jul 2016
oleh :
Tag:
Indonesia Harus Memiliki Satelit Sendiri

foto ist

itoday – Satelit yang dinamai BRIsat tersebut telah menghabiskan dana sekitar lebih dari 3 triliun rupiah. BRI sendiri juga telah mengklaim dapat berhemat hingga 200 miliar setiap tahunnya. saat penggunaannya pun juga telah disisihkan sebagian sebagai kepentingan pemerintah.

Pratama Persadha seorang pakar cyber telah menilai ini merupakan sebuah langkah maju, pasalnya sudah lama sekali Indonesia praktis tidak mempunyai satelit sendiri, meskipun kali ini dimiliki oleh BUMN.

“Kita apresiasi langkah strategis BRI. Dalam jangka panjang, satelit BRI satelit ini pastinya tidak hanya untuk bisnis, tapi juga mendukung program pemerintah, utamanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” jelasnya pada keterangannya yang diterima di detikINET, Senin (20/6/2016).

Artikel Lainnya