UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

” Korban Jalan Rusak Bisa Tuntut Ganti Rugi ke Kemen PU”

Ditulis pada 29 Jan 2014
oleh :

Jalan Rusak di Jakarta (indopos)

Jalan Rusak di Jakarta (indopos)

intelijen – Masyarakat yang mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) akibat jalan rusak bisa menuntut ganti rugi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Suku Dinas PU setempat. Sesuai UU LLAJ dan UU Jalan, tuntutan ganti rugi bisa dilakukan.

Pendapat itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, menanggapi banyaknya korban laka lantas akibat jalan rusak pasca banjir. “Masyarakat bisa tuntut ganti rugi pd pemerintah (Kemen PU+Sudin PU), jika mengalami lakalantas akibat jalan rusak (mnrt UU LLAJ & UU Jalan),” tulis Tulus di akun Twitter @TulusAbadi.

Tulus mempertanyakan tanggungjawab Kementerian PU dan Sudin PU terkait jalan rusak di sejumlah wilayah Indonesia. “Kendati jln rusak akibat banjir, sampai detik ini Kemen PU+Suku Dinas PU di banyak daerah belum membuat posko pengaduan adanya jln rusak. Ironis!” tulis @TulusAbadi.

Baca selengkapnya