UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Megawati Wajib Bela Masinton! Mengapa?

Ditulis pada 04 Feb 2016
oleh :
Masinton Pasaribu (sindonews)

Masinton Pasaribu (sindonews)

intelijen – Dugaan kasus pemukulan yang dilakukan politisi PDIP Masinton Pasaribu kepada stafnya, Dita Aditya, memunculkan beragam tanggapan.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang menegaskan, jika benar terjadi penganiayaan kepada stafnya, Masinton bisa mendapat sanksi berat, yakni berupa pemecatan dari DPR. Kolega Masinton di Fraksi PDIP ini meminta kasus Masinton tidak dibawa ke ranah politik. Alasannya, masalah tersebut merupakan masalah personal.

Di sisi lain, Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan meyakini bahwa Masinton tidak melakukan pemukulan terhadap Dita. Meski begitu, Fraksi PDIP tetap meminta Masinton menemui keluarga Dita untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan. “Kami sudah menyarankan Masinton menemui keluarga Dita,” kata Trimedya Panjaitan seperti dikutip RMOL (03/02).

Tak hanya itu, Trimedya mengaku mencium aroma politis dalam pelaporan kasus dugaan pemukulan Masinton. “Ini risiko terhadap sikap kritis dia dalam banyak hal. Dia kan rising star di DPR dan Komisi III. Ini pembelajaran bagi dia agar lebih hati-hati,” kata Trimedya.

Terkait dukungan dari kolega Masinton di PDIP, wartawan senior Uni Lubis secara berseloroh menyatakan bahwa Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri harus membela Masinton Pasaribu. “
Bu Megawati kudu belain Masinton lah. Dia striker PDIP di parlemen,” tulis Uni Lubis di akun Twitter
‏@unilubis.

 

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya