UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

PDIP Geram Saat Ahok Kaitkan Jokowi dengan Pengembang

Ditulis pada 24 Jun 2016
oleh :
PDIP Geram Saat Ahok Kaitkan Jokowi dengan Pengembang

foto ist

itoday– Pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mencoba mengait-ngaitkan Presiden Joko Widodo ke dalam kasus Reklamasi menuai kecaman keras dari PDIP.

Ahok sebelumnya melontarkan pernyataan bahwa Jokowi tak akan jadi presiden jika tidak ada sokongan dari pengembang.

“Saya pikir itu tidak elok, tidak elegan dan sangat tidak pantas untuk diutarakan ke publik seandainya pun benar,” kata Politisi PDIP Arteria Dahlan di Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Lebih lanjut, dia menyarankan agar Ahok cukup memberikan tanggapan secara proporsional bukan dengan membawa-bawa nama Jokowi yang seolah-olah turut serta melakukan perbuatan hukum.

Sebagai pemegang pemerintahan daerah tertinggi di DKI, kata dia, seharusnya Ahok mampu memikul beban dan menjadi penanggung jawab utama atas segala permasalahan yang ada di DKI.

“Hadapi saja dan jawab apa adanya. Kalau mengait-ngaitkan dengan pak Jokowi seolah-olah ingin mengatakan kalau Ahok salah ya pak Jokowi juga dihukum dong ? Itu kan tidak pantas,”

“Saya juga pertanyakan, negara ini tidak pernah berhutang atau menggantungkan dirinya pada pengusaha, camkan itu!,” tegas Arteria.

Untuk itu, kata dia, Ahok jangan lagi mengatakan bahwa pemerintahan yang berkuasa, baru bisa menjalankan program kerakyatan jika ditopang dengan pengusaha.

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya