UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Calon Independen Paling Dirugikan Jika Pilkada Ditunda

Jakarta, PEMILU.com – Pemilihan kepala daerah dijadwalkan akan digelar pada 9 Desember 2015 secara serentak di 269 daerah. Namun, hingga saat ini baru 85 daerah yang sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang merupakan dasar hukum skema pembiayaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Komisioner KPU, Arif Budiman sebelumnya menyatakan, bila NPHD tersebut tidak ditandatangani hingga 18 Mei 2019, maka daerah tersebut terancam tertunda Pilkadanya. Lalu siapa yang rugi?.

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Dodi Riadmadji, calon perseorangan paling merasakan akibatnya bila terjadi penundaan Pilkada. Sebab, saat ini mereka tengah mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) sebagai tanda bukti dukungan.

Untuk mencari E-KTP ini tidak mudah dan murah. Dia harus mengumpulkan E-KTP setengah dari penduduk satu provinsi atau setengah jumlah penduduk dari satu kabupaten. “Bukan pekerjaan kecil kumpulkan KTP yang elektronik, itu mahal,” kata Dodi, di DPR, Jakarta, Selasa (12/5).

Kalau calon kepala daerah dari perseorangan tersebut sudah mengumpulkan KTP yang diinginkan, lalu tiba-tiba pelaksanaan Pilkada ditunda, maka ia akan rugi besar. Sebab, tak sedikit biaya yang sudah dikeluarkan dan mungkin akan mengeluarkan biaya lagi nanti saat Pilkada benar-benar digelar.

“Celaka dia, duit tersedot banyak, tahapan ditunda, keluarkan duit lagi nanti,” tandasnya

The post Calon Independen Paling Dirugikan Jika Pilkada Ditunda appeared first on PEMILU INDONESIA.

Read More…

Artikel Lainnya