UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Rachmawati SP: Bangkrut, Rezim Jokowi Akan Jual Aset Negara!

Ditulis pada 01 Jul 2016
oleh :

Rachmawati SP: Bangkrut, Rezim Jokowi Akan Jual Aset Negara!

foto ist

itoday – Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, menentang kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang telah disetujui DPR.

“Istilah KPK Komisi Perlindungan Korupsi pas dengan kenyataan- ada juga yang bilang Komedi Pertunjukan Kongkalikong, betul juga- seperti dagelan dikasih tontonan para koruptor teri – sementara kasus Mega skandal BLBI 700 triliun TDK DIUSUT. Malah para koruptor pengemplang pajaknya dikasih Tax Amnesty Pengampunan Pajak dan penguasa malah bangga mengatakan keberhasilan akan meningkatkan ekonomi 5.5%-,” tegas Rachmawati melalui akun Twitter @rsoekarnoputri.

Rachmawati mengingatkan, jika target tax amnesty (TA) Rp 136 triliun tidak tercapai, maka pemerintah akan menjual aset negara karena negara mengalami kebangkrutan. “Dan apabila TA tak dapat mencapai 136 triliun maka dengan mudahnya penguasa menjual aset negara karena bangkrut,” tegas @rsoekarno.

Tak hanya itu, Rachmawati pun menyimpulkan, rezim penguasa kerjanya hanya “mengemis” pada para koruptor. “Jadi kerjanya rezim penguasa ngemis-ngemis pada koruptor, hutang dan jual negara dan konon diamini Teuku umar, lengkap tambah jual-jual nama Soekarno. Stop menipu rakyat,” tulis @rsoekarno.

Postur asumsi makro APBNP 2016 telah disetujui DPR melalui sidang paripurna. Dalam keputusan raker antara Badan Anggaran (Banggar) DPR dengan pemerintah dan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi ditetapkan 5,2 persen.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan optimis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen bisa tercapai. Apalagi, kebijakan pengampunan pajak alias tax amnesty sudah diterima juga oleh DPR dan bisa untuk diterapkan tahun ini.

“Selain serapan belanja pemerintah yang banyak di sementer II tentu adanya tax amnesty akan membuat pertumbuhan ekonomi kedepan semakin membaik,” jelas Bambang.

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya