UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Sikap Diam Pemerintah Soal Brexit Dikecam Eks Relawan Jokowi

Ditulis pada 12 Jul 2016
oleh :

Sikap Diam Pemerintah Soal Brexit Dikecam Eks Relawan Jokowi

foto ist

itoday – Mantan relawan Jokowi di Pilpres 2014 lalu, Ferdinand Hutahaean mengecam sikap diam pemerintah terkait tragedi kemaceta di tol Brebes exit (Brexit).

Dalam kemacetan ‘horor’ itu, sedikitnya 18 orang meninggal dunia diduga kelelahan yang diakibatkan kondisi macet yang sangat parah di Brexit.

Bahkan, lanjut Ferdinand, sekedar permintaan maaf dari pemerintah pun tidak kunjung muncul. Terlebih untuk mengakui pihak mana yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut sangat tidak mungkin diharapkan.

“Inilah nasib kita hidup di sebuah negara dengan kualitas para pejabat pemerintahan sangat rendah dan juga rendah integritas apalagi jiwa ksatria hampir tidak kita temukan disemua ruang-ruang kerja para pejabat yang pasti mewah dan tidak menggambarkan penderitaan rakyat,” tandas Ferdinand seperti dilansir TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (8/7/2016).

Menurutnya, arus mudik yang tumpah di tol Brebes bermula dari dipaksakannya jalan tol tersebut usai diresmikan Presiden Joko Widodo, meski belum uji coba sisi kelaikan dan keselamatan berkendara.

“Namun demi mengejar citra, sang menteri PU Pera (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan Presiden pun meresmikan jalan tol tersebut sembari pidato bahwa pemudik akan lebih cepat sampai di kampung lewat jalan tol Brebes tersebut. Inilah pidato Presiden Jokowi yang ternyata berbanding terbalik dengan fakta di lapangan, bahwa pemudik bukannya lebih cepat akan tetapi lebih lama bahkan harus menginap di jalan tol. Pemandangan yang sangat brutal terjadi ketika jutaan manusia terjebak di leher botol pintu keluar tol Brebes tanpa bisa berbuat apa-apa,” tegasnya.(TeropongSenayan)

 

sumber : intelijen.co.id

Artikel Lainnya