UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

5 Cara Puasa Bagi Manula

Ditulis pada 25 Jul 2013
oleh :

Ilustrasi Manula (IST)

itoday-Selama bulan puasa, tubuh akan kekurangan asupan makan hingga 12 persen dari asupan makanan dari yang biasanya. Hal itu berlaku bagi yang menjalankan puasa baik anak-anak, orang dewasa maupun para manula.

Namun saat usia sudah menginjak 50 tahun ke atas, seseorang akan mengalami perubahan seperti cairan tubuh berkurang 60 persen menajdi 45 persen. Hal ini tentu akan mengakibatkan resiko mengalami dehidrasi dan mudah timbul rasa lelah, lemah dan letih.

Maka dari itu orang yang sudah lanjut usia saat melaksanakan puasa asal perhatikan pola makannya yakni dengan mengonsumsi 40 persen kalori saat sahur dan 50 persen kalori saat berpuasa. Dengan mengonsumsi makanan ringan dan makan berat setelah maghrib. Setelah itu 10 persen kalori sesudah melakukan tarawih. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang lanjut usia (lansia) dalam melakukan puasa.

Konsumsi cairan
Usahakan agar untuk mengonsumsi cairan minimal 8-10 gelas untuk mencegah dehidrasi dengan 2 gelas saat berbuka, 3-4 gelas setelah tawarih hingga sebelum tidur, dan 1 gelas saat bangun tidur sebelum sahur serta 1-2 gelas saat sahur. Selain konsumsi air putih, juga bisa mengosumsi jus buah sebelum berbuka puasa dan sebelum tidur guna untuk menggantikan cairan yang kurang selama berpuasa.

Konsumsi makanan sehat dan bergizi
Sangat penting bagi usia lanjut untuk lebih memperhatikan pola makan selama berpuasa. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan berserat tinggi. Misalnya, gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah. Batasi makan-makanan yang berminyak saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini untuk mencegah penyakit jantung, jantung koroner dan hipertensi yang sering dikeluhkan pada usia lanjut.

Konsumsi vitamin
Vitamin bisa membantu bagi usia lanjut untuk menambah stamina selama berpuasa agar tidak lemas. Dan bagi mereka yang memiliki beberapa penyakit, obat harus tetap dikonsumsi tetap diminum sesuai jadwal pada saat sahur dan berbuka puasa, sesuai petunjuk dokter.

Aktivitas fisik
Olahraga juga berlaku bagi usia lanjut. Melakukan aktivitas secara wajar, tidak masalah asal jangan berlebihan supaya mencegah kelelahan saat berpuasa, seperti joging, berjalan kaki, atau meditasi. Dan jangan lupa untuk beristirahat yang cukup.

Cek up kesehatan
Tetap melakukan memonitor kesehatan sebelum, selama, dan sesudah berpuasa. Misalnya dengan pengecekan kadar glukosa darah dan tekanan darah harus dilakukan rutin. Bila dilihat hasil pemeriksaan kurang baik,dianjurkan untuk tidak berpuasa.