UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

Inilah Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

Ditulis pada 18 Jul 2013
oleh :

Rendang (IST)

itoday-Makan sahur merupakan kebiasaan yang dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa. Santap sahur pun dapat menjadi cara untuk menguatkan tubuh saat menjalani puasa nanti.

Ketika sahur sebaiknya jangan asal makan saja, sebaiknya yang memiliki standar kualitas makanan yang sehat dan bergizi. Selain untuk kesehatan, makanan bergizi juga akan memberikan kekuatan untuk tubuh selama berpuasa.

Namun, masih banyak orang yang belum mengerti hal tersebut. Kebanyakan mereka mengonsumsi makanan yang dianggap enak di lidah, tapi belum tentu di tubuh.

Berikut adalah jenis makanan yang sebaiknya tidak dimakan saat santap sahur:

Makanan goreng
Makanan dari hasil gorengan yang menyerap banyak kandungan minyak goreng akan sangat mempengaruhi lemak di dalamnya, seperti gorengan, nugget goreng, dan banyak lagi. Bagi yang memiliki lemak berlebih, makanan ini sangat tidak dianjurkan saat santap sahur.

Makanan santan dan makanan di hangatkan
Makanan yang mengandung santan seperti gulai dan rendang sama seperti gorengan yang memiliki kandungan lemak berlebih. Sebaiknya dikurangi mengonsumsinya saat santap sahur.

Kebanyakan orang akan menghangatkan kembali makanan dari sisa semalam atau saat berbuka. Tak bermaksud boros, makanan yang dihangatkan tidak lagi memiliki kandungan gizi yang memadai untuk tubuh menjalankan puasa seharian.

Makanan asam, manis, dan pedas
Masakan yang memiliki rasa asam berlebih akan sangat merugikan, karena lambung akan tersiksa saat siang hari tak makan, padahal saat santap sudah dimasukkan masakan yang menyebabkannya sakit.

Masakan yang memiliki kandungan rasa manis sebenarnya baik untuk berbuka. Tapi jangan coba untuk santap sahur, karena masakan manis yang dikonsumsi akan menyebabkan perut akan cepat merasa lapar kembali.

Jangan pernah mengkomsumsi masakan yang pedas. Meski membuat nafsu makan bertambah, makanan pedas dapat merangsang pengeluaran asam lambung berlebih, dan proses pencernaan bisa terganggu.

Apapun alasannya, mengonsumsi masakan yang berlebih akan sangat merugikan tubuh. Apalagi saat puasa, energi tubuh akan menurun. Makanan yang salah saat sahur akan sangat berpengaruh.