UPDATE Data Pantauan Tinggi Muka Air (Senin, 27 Januari 2014, Pkl 16.00 WIB : Katulampa 50 cm (Siaga 4/Normal) - Pesanggrahan 85 cm (Siaga 4/Normal) - Angke Hulu 130 cm (Siaga 3/Waspada) - Cipinang Hulu 90 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Hulu 50 cm (Siaga 4/Normal) - Depok 140 cm (Siaga 4/Normal) - Manggarai 710 cm (Siaga 4/Normal) - Karet 440 cm (Siaga 4/Normal) - Waduk Pluit -150 cm (Siaga 4/Normal) - Pasar Ikan 130 cm (Siaga 4/Normal) - Pulo Gadung 400 cm (Siaga 4/Normal) - Sunter Utara 86 cm (Siaga 3/Waspada) - Sunter Selatan 16 cm (Siaga 4/Normal) - Krukut Hulu 75 cm (Siaga 4/Normal)

JK resmikan pameran batik terbesar di dunia

Ditulis pada 25 Jun 2015
oleh :
Tag:

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Presiden M. Jusuf Kalla meresmikan pameran batik terbesar di dunia “Gelar Batik Nusantara 2015″ yang bertajuk “Batik Pemersatu Bangsa” di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Rabu. Pameran akan berlangsung 24 hingga 28 Juni.

“Apabila kita bicara batik, tentu saja bicara sejarah bangsa. Kita semua tahu, bahwa batik adalah inovasi yang lahir berabad-abad lalu,” ujar Wapres JK.

Menurutnya, esensi batik sebagai pemersatu bangsa adalah karena saat ini, batik tidak hanya dibuat di Pulau Jawa, sebagaimana tempat kelahirannya, melainkan dari Aceh hingga Papua.

“Setiap daerah di Indonesia kini memiliki motif khas batik daerahnya masing-masing. Bahkan berkembang lebih luas, tidak hanya dijadikan pakaian, namun juga berbagai aksesoris,” ujar JK.

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan perwakilan duta besar negara sahabat.

Pameran yang diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia tersebut juga menampilkan rancangan terbaru dari 14 desainer Tanah Air seperti Barli Asmara, Dian Pelangi dan Ghea Panggabean.

Para pengunjung juga bisa mengikuti simposium yang mengangkat dua topik berbeda, yakni “Perlindungan Batik Nusantara” dan “Batik Generasi Muda” pada Kamis (25/6) pukul 10.00-12.45 WIB.

Adapun pembicara yang hadir pada simposium tersebut berasal dari Indonesia, Jerman dan Thailand.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Read More

Artikel Lainnya